Tata Cara Umroh

Tata cara umroh

Tata cara umroh yang benar sesuai sunnah. Ibadah umroh adalah bagian berdasarkan ibadah mahdoh, yaitu ibadah yg sudah ditetapkan.

Tips & langkah-langkah tata cara umroh lengkap sesuai sunnah. Baik Anda menurut Madinah menuju Mekkah, atau berumroh dari Mekkah. Praktis dan sinkron dengan ajaran rasul.

Tata cara umroh menurut sunnah rasul yang benar, menghindari larangan dalam ihrom & meluruskan niat demi ibadah yg mabrur.

Mengetahui bagaimana tata cara umroh dan doanya yang baik dan benar sangat krusial bagi kelancaran pelaksanaan penunaian ibadah umroh, lantaran jika niat kita saja keliru maka ibadah kita nir diterima sang Allah.

Dengan menilik tata cara umroh dari sunnah pada artikel ini bisa membantu sahabat dalam melaksanakan ibadah umroh, disini akan membahas rapikan cara umroh lengkap, adab & tata cara umroh, & tata cara umroh bagi wanita haid.

Berikut akan membahas tetang rapikan cara umroh dari sunnah rasul yang sahih, rapikan cara umroh & doanya. Karena sebelum menjalankan ibadah umroh kita harus mengetahui tata cara umroh terlebih dahulu. Berikut akan membahas tata cara umroh lengkap dan membahas adab dan tata cara umroh selaigus.

Tata Cara Umroh dan Doanya :

Makna umrah (atau umroh) secara bahasa artinya berziarah atau mengunjungi. Adapun secara syar`i adalah berziarah ke Baitullah (Mekkah) menggunakan niat ihram (berumroh), melaksanakan Thawaf mengelilingi Ka`bah, melakukan Sa`i pada antara Shafa & Marwah, dan terakhir mencukur rambut ketua (tahallul). Thawaf, sa’i, & tahallul diklaim menggunakan rukun umroh.

Sebelum kita berangkat umroh, kita harus membaca doa/niat umroh terlebih dahulu, agar ibadah umroh kita diterima Allah s.W.T. Berikut ini niat umroh bersama ialah:

نَوَيْتُ الْعُمْرَةَ وَاَحْرَمْتُ بِهَا ِللهِ تَعَالَى

Artinya :

Saya niat umrah & ihram umrah karena Allah Ta’ala.

Tata Cara Umroh :

  1. Dari bandara menuju masjid miqat Dzulhulaifah / Abyar ‘Ali. Kemudian melakukan persiapan sebelum ihram misalnya mandi, mengenakan pakaian ihram, berwudlu & shalat sunnah ihram dua raka’at. Sehabis itu membaca niat umroh :

لَبَّيْكَ عُمْرَةً

Artinya: “saya memenuhi panggilan-Mu buat menunaikan ibadah umrah.”

  1. Setelah mengenakan pakaian ihram dan berniat melaksanakan umroh tidak boleh buat :

Bagi pria dilarang buat :

  1. Menggunakan pakaian biasa

dua. Memakai sepatu & menutupi mata kaki

tiga. Menutup ketua yang inheren dengan ketua, sepertii topi & peci

Bagi perempuan   dilarang untuk:

  1. Memakai kaos tangan
  2. Menutup muka

Bagi peria dan wanita, dilarang :

  1. Menggunakan wangi-wangian, kecuali yang telah dipakai sebelum ihram

dua. Memotong kuku dan mencukur atau mencabut rambut badan

tiga. Memburu & menganiaya fauna apapun

  1. Meminang perempuan buat dinikahi

lima. Bersetubuh

  1. Mencaci, bertengkar, & mengucap kata-istilah kotor
  2. Memotong pepohonan ditanah haram
  3. Dalam bepergian menuju Makkah, perbanyaklah berdzikir menggunakan membaca talbiyah :

“Labbaik Allahumma labbaik. Labbaik laa syariika laka labbaik. Innalhamda wan ni’mata, laka wal mulk, laa syariika lak”.

Artinya: “Aku menjawab panggilan-Mu ya Allah, aku  menjawab panggilan-Mu, aku  menjawab panggilan-Mu, tiada sekutu bagi-Mu,  aku  menjawab panggilan-Mu. Sesungguhnya segala pujian, kenikmatan & kekuasaan hanya milik-Mu, tiada sekutu bagi-Mu.”

  1. Setibanya pada Masjid Al-Haram, dahulukanlah kaki kanan saat memasukinya dengan membaca :

“Allahummaf-tahlii abwaaba rohmatik”

Artinya: “Ya Allah, bukakanlah untukku pintu-pintu rahmat-Mu.”

  1. Melakukan tawaf mengelilingi Ka’bah sebanyak 7 kali, posisi Ka’bah berada disebelah kiri.

Memulai thawaf umrah 7 putaran, dimulai menurut Hajar Aswad & berakhir di Hajar Aswad pula. Dan disunnahkan berlari-lari kecil dalam tiga putaran pertama dan berjalan biasa dalam 4 putaran terakhir.

  1. Sholat 2 rakaat didepan maqam Ibrahim. Rakaat pertama membaca surat Al-Fatihah dilanjutkan dengan membaca surat Al-Kaafiruun. Rakaat kedua membaca surat Al-Fatihah dilanjutkan dengan membaca surat Al-Ikhlas.
  2. Beristirahat sejenak & minum air zam-zam sambil berdo’a:

اَللّٰهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ عِلْمً نَافِعًا وَرِزْقًا وَاسِعًا وَشِفَآءً مِنْ كُلِّ دَآءٍ

Artinya :

Ya Allah aku  memohon pada-Mu ilmu yg berguna, rizqi yg luas, dan kesembuhan dari segala macam penyakit.

  1. Melakukan sa’i antara bukit Safa ke bukit Marwah sebanyak 7 kali.

Jika Anda berada di antara 2 indikasi hijau, lakukanlah sa’i menggunakan berlari kecil (spesifik untuk pria & tidak bagi wanita).

Apabila Anda sudah hingga pada Marwah, naiklah ke atasnya & menghadaplah ke Ka’bah, kemudian ucapkan sebagaimana yg Anda ucapkan pada Shafa (do’a point 3).

Demikian hendaknya yg Anda lakukan dalam putaran berikut-nya. Pergi (berdasarkan Shafa ke Marwah) dihitung satu kali putaran dan kembali (berdasarkan Marwah ke Shafa) juga dihitung satu kali putaran hingga paripurna menjadi tujuh kali putaran. Karena itu, putaran sa’i yg ke tujuh berakhir di Marwah.

  1. Tahallul adalah akhir berdasarkan aplikasi ibadah umroh, ditandai dengan bercukur. Untuk laki-laki

lebih baik dicukur hingga gundul, akan tetapi kalaupun nir hingga gundul tidak mengapa. Dan buat perempuan   dicukur alakadarnya menggunakan membaca doa :

Alhamdu lillaahi ‘alaa maa hadaanaa. Alhamdu lillaahi ‘alaa maa an’ama bihi ‘alainaa. Allaahumma haadzihii naashiyatii fataqabbal minnii faghfirlii dzunuubii. Allaahummaghfirlii wa lilmuhallaqiina walmuqashshiriina yaa waasi’almaghfirah.

Artinya : “Segala puji bagi Allah atas apa yg Dia ni’matkan pada kami. Ya Allah, inilah ubun-ubunku, terimalah do’saya dan ampunilah dosaku. Ya Allah ampunilah dosaku & dosa orang yg bercukur dan yg bergunting. Ya Allah Yang Maha Luas ampunan-Nya.” (Disebutkan sang an-Nawawi).

Itulah tata cara umroh dari sunnah beserta tata cara umroh & doanya. Setelah kita mengetahui tata cara umroh dari sunnah & doanya, kita juga akan mengetahui adabnya.

Berikut Adab-Adab Umroh :

Niat

Syarat Utama diterimanya suatu ibadah yg dilakukan adalah melalui niatnya. Termasuk pula dalam hal aplikasi ibadah umroh yg wajib  harus dimulai menggunakan niat yang nrimo.

Biaya Haji Umroh menurut sumber yang halal

Salah satu faktor yg menghipnotis ibadah umroh adalah porto yg digunakan asal berdasarkan asal yang halal, bukan harta yang mengandung syubhat atau harta yg haram.

Memenuhi Hak Allah

Kita perlu mengetahui hak Allah pada kewajiban yg kita tunaikan, denngan begitu kita akan mendapatkan manfaat dari ibadah yg kita lakukan.

Rasullah SAW bersabda, “Hak Allah atas para hambanya adalah mereka beribadah pada-Nya dan nir menyekutukan-Nya menggunakan sesuatupun” (HR. Bukhari & Muslim)

Taubat Nasuhah

Menurut Syaikh Abdul Aziz bin Abdillah bin Baz Rahimahullah menjelaskan, Taubat berarti “Menyesali (dosa) yang sudah lalu, balik  melakukan ketaatan dan bertekad buat nir mengulangi dosa tadi lagi.”

Sebelum menunaikan ibadah umroh, hendaklah bersungguh-sungguh bertaubat dengan niat yg ikhlas semata untuk mendapat ridho Allah SWT, mengakui & meratapi perbuatan dosa, bertekad buat nir mengulangi lagi, bila perlu lakukan sholat taubat.

Menyelesaikan Hak dan Kewajiban menggunakan sesama insan

Selain memenuhi hak Allah terhadap kewajiban kita, calon jamaah umroh hendaknya jua menyelesaikan hak-hak dengan manusia.

Hal-hal yang perlu diselesaikan diantaranya adalah meminta maaf atas segala kesalahan & kekhilafan yang pernah dilakukan, membayar hutang dan yang terkait dengan harta atau kewajiban lain, menyelesaikan urusan yang masih belum selesai menggunakan orang lain.

Memohon Doa

Satu hal yg tidak kalah penting menggunakan adab yang lainnya adalah berusaha memohon keridhoan & doa dari orang-orang dekat seperti orang tua, guru, kerabat atau famili & teman. Diharapkan doa & ridho berdasarkan orang-orang terdekat ini akan mengiringi embarkasi calon jamaah agar lancar pada pada aplikasi.

Semakin seringkali Mengaji dan Mengkaji

Semakin mendekati waktu embarkasi ibadah umroh, usahakan semakin poly menghabiskan ketika menggunakan membaca Al Qur’an, berdoa & beritikaf. Juga disempurnakan menggunakan tahu maksud dan tujuan beribadah Haji, Fiqih Haji dan Umroh, termasuk aturan atau fiqih lainnya seperti mengenai wudhu, tayamum, sholat dan adab serta akhlak selamapelaksanaan & sehabis ibadah.

Setelah kita membahas adab dan tata cara umroh, kita dapat mengetahaui berbagai hal dari rapikan cara umroh lengkap & adabnya. Selain itu untuk wanita yg sedang mengalami haid, terdapat sendiri rapikan cara umroh yg harus kita ketahui. Berikut rapikan cara umroh bagi wanita haid.

Tata Cara Umroh Bagi Wanita Haid :

Perempuan yang sedang haid dapat melakukan semua ibadah umroh kecuali thawaf dan sholat. Sehingga perempuan   yg sedang haid permanen sanggup ikut beribadah beserta dengan kelompok atau rombongan. Lantaran pada dasarnya darah haid seorang wanita merupakan sesuatu yg telah Allah menetapkan pada perempuan   dan wanita yang sedang mengalami haid permanen mendapat pahala sebagaimana ketika sehat.

Umroh bagi wanita haid

Ibadah-ibadah yang dapat dilakukan bagi wanita yg sedang haid, antara lain:

  1. Membaca Al-Quran dengan nir
  2. Menyentuh mushaf Al-Quran

tiga. Memperbanyak Dzikir

  1. Memperbanyak Istighfar

lima. Berdoa. Sebab doa merupakan inti menurut ibadah.

Perempuan yg sedang mengalami haid dibolehkan buat melakukan sa’i (lari kecil) antara bukit shofa & marwa, dikarenakan pada pada sa’i tidak disyaratkan untuk bersuci dalam menjalankannya.

Perempuan jua harus mengetahui apabila darah haid keluar ketika  sedang melaksanakan ibadah umroh, maka hendaknya ia menunggu dan melihat daur haid pada bulan-bulan sebelumnya. Jika lama   haid umumnya 7 hari, maka darah yg keluar sehabis 7 hari tersebut dipercaya darah istihadhoh, dan hendaknya ia mandi dan sholat dan dapat menunaikan thowaf di seputar ka’bah lantaran thowaf merupakan salah  satu rukun umroh.

Itulah tata cara umroh bagi perempuan   haid, sebaiknya kita mengikuti tata cara umroh dan larangan-larangannya agar ibadah kita menjadi mabrur, dan diterima oleh Allah. Sekarang kita telah mengetahui rapikan cara umroh menurut sunnah rasul.

Semoga rapikan cara umroh & doanya, dan tata cara umroh lengkap ini mampu berguna bagi Anda yg sudah membaca artikel ini.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *